Harga BBM Kok Nggak Turun?

23 Oct 2008

pertamina1.jpg

Harga minyak dunia udah turun. Tapi kenapa pemerintah kita nggak turun-turunin harga BBM. Karena kita, karyawan yang setiap hari pake kendaraan pribadi, baik motor atau mobil mau nggak mau harus isi bensin. Setiap hari saya isi Premium di daerah pesing, biasanya saya isi Rp. 5000 atau Rp. 6000. Cukup 0.8 s/s 1 liter untuk satu hari.

Dulu, pemerintah menaikkan harga BBM dengan dalih harga minyak dunia naik. Analogi sederhana pasti juga berlaku jika harga minyak dunia turun, bener gak sih. Jikalau harga BBM diturunkan pasti akan berdampak pada hampir semua sendi ekonomi rakyat.

Bayangkan jika, mbok bakul sayur yang mendrop dagangan ke pasar menggunakan mobil pickup mengeluarkan modal Rp.150.000 setiap hari dan kini dikurangi menjadi Rp.100.000 maka akan tereduksi 30%. Dan biaya kita makan di warteg, makan di warung padang yang sekarang Rp.9000 untuk satu kali porsi makan nasi pake Ayam Bakar yang minimalis akan menjadi Rp. 6000 saja.

totem.jpg

Oh, kapankan pemerintah kita akan menurunkan harga BBM. Kecurigaan saya menjadi-jadi tatkala sekarang-kan menjelang pemilu. Mungkin dana selisih dari harga lama ke harga baru akan dimanfaatkan oleh partai politik pendukung-pendukung pemerintah untuk mendulang dana untuk kepentingan pemilu dan beriklan di media-media.

Lihat saja sekarang di televisi iklan Partai Politik wara-wiri. Berapa tuh biayanya? Pasti miliaran rupiah. Eh, gimana nih Pak SBY, masak anda tidak peka terhadap turunnya harga BBM dunia sih. Kalo begitu sih saya nggak bakal milih anda lagi. Kalo udah naik, susaaaah banget turunnya…


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post